Jumat, 09 Mei 2014

Mukmin yang kuat



عن أبي هريرة ـ رضي الله عنه ـ قال :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : المؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف وفي كل خير  إحرص على ما ينفعك ، واستعن بالله ولا تعجز . وإن أصابك شيء فلا تقل : لو أني فعلت كان كذا وكذا ، ولكن قل : قدر الله ، ما شاء فعل ، فإن لو تفتح عمل الشيطان   )رواه مسلم(
Dari Abu Hurairoh ra berkata, Bersabda Rasululloh saw: Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Alloh dari pada mukmin yang lemah, dan dalam setiap kebaikan antusiaslah pada apa yang memberimu manfaat dan mintalah tolong pada Alloh, serta jangan lemah. Jika sesuatu menimpamu maka janganlah kamu katakan “seandainya aku melakukan demikian pasti hasilnya demikian”, tetapi katakanlah “ini taqdir Alloh dan kehendaknya”. Sebab “seandainya” itu membuka perbuatan syaitan. (HR. Muslim).

Nasehat yang dipetik
1.     Hendaknya kita menjadi mukmin yang kuat dalam segala kebaikan, karena akan lebih baik dan lebih dicintai oleh Alloh dari pada mukmin yang lemah.
2.     Orang mukmin harus kuat dalam hal:
Iman ; keimanan yang kuat tidak mudah digoda atau diperdaya oleh syaitan. Ayo selalu menjaga keimanan agar tidak mudah digoda oleh  syaitan.
Ilmu ; mukmin yang kuat ilmu akan luas wawasannya dan lebih mudah dalam menjalankan syari’at Alloh, sehingga memudahkan jalannya menuju surga. Ayo belajar/ngaji yang rajin agar mudah menjalankan syariat Islam.
Amal ; keimanan dan keilmuan dikatakan kuat jika sudah membuahkan hasil berupa amal yang nyata. Ayo beramal sholeh yang banyak agar kita dekat dengan Alloh.
Kapital ; mukmin harus berkarya (bekerja)  sehingga menjadi orang yang kuat capital (harta/kaya), dan tidak menjadi beban bagi orang lain (miskin). Sejak anak/remaja harus berlatih mandiri, jangan suka menggantungkan orang lain terus. Ini dimulai dari: cuci baju, piring, bereskan kamar dilakukan sendiri, bukan bergantung ortu terus.
3.     Mukmin dilarang berandai-andai, karena berandai-andai membuka pintu perbuatan syaitan. (menyebabkan orang kufur akan taqdir Alloh).
4.     Hendaknya mukmin selalu berusaha dalam segala kebaikan, jika tertimpa/terjadi  sesuatu hendaknya mengucapkan “ini adalah ketentuan dan kehendak Alloh”.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar